arj - 10 September 2026 - 08:29
arj
-
10 September 2026
-
08:29
Sudah rajin menggunakan skincare setiap hari, tapi hasilnya terasa “begitu-begitu saja”? Jangan buru-buru menyimpulkan bahwa produknya tidak bagus. Bisa jadi, masalahnya justru ada pada cara penggunaan, konsistensi, atau formula yang memang belum sesuai dengan kebutuhan kulit.
Dalam skincare, hasil tidak selalu bisa terlihat dalam waktu singkat. Kulit membutuhkan waktu untuk beradaptasi dan menunjukkan perubahan. Karena itu, memahami kebutuhan kulit dan menggunakan produk dengan tepat menjadi bagian penting dari perjalanan mendapatkan kulit yang lebih sehat.
1. Kurang Konsisten Menggunakan Skincare
Ini adalah salah satu faktor yang sering dianggap sepele.
Menggunakan skincare hanya ketika ingat atau berhenti setelah beberapa hari karena belum melihat hasil tentu dapat memengaruhi hasil yang diharapkan. Rutinitas skincare membutuhkan konsistensi agar produk dapat digunakan sesuai fungsi dan tujuan formulasinya.
Bukan berarti semakin banyak produk yang digunakan, semakin cepat hasilnya. Yang lebih penting adalah rutinitas yang sesuai dan dilakukan secara konsisten.
2. Urutan Pemakaian Kurang Tepat
Urutan penggunaan skincare juga dapat memengaruhi kenyamanan dan efektivitas rutinitas.
Secara umum, produk digunakan dari tekstur yang lebih ringan menuju tekstur yang lebih berat. Namun, urutan dapat berbeda tergantung jenis produk dan formulasi yang digunakan.
Karena itu, jangan hanya mengikuti tren. Pahami fungsi masing-masing produk dan bagaimana produk tersebut seharusnya digunakan.
3. Produk Tidak Sesuai dengan Kebutuhan Kulit
Kulit setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda.
Produk yang memberikan hasil bagus untuk satu orang belum tentu memberikan pengalaman yang sama untuk orang lain. Faktor seperti jenis kulit, kondisi kulit, usia, lingkungan, hingga kebiasaan sehari-hari dapat memengaruhi kebutuhan skincare.
Inilah mengapa formulasi produk tidak seharusnya hanya mengikuti produk yang sedang viral.
4. Terlalu Cepat Mengharapkan Hasil
Skincare bukanlah proses instan.
Perubahan pada kondisi kulit membutuhkan waktu dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Mengganti produk terlalu sering karena merasa belum mendapatkan hasil juga justru membuat kita sulit mengetahui produk mana yang benar-benar cocok.
Ekspektasi yang realistis menjadi bagian penting dalam penggunaan skincare.
Lalu, Bagaimana Kalau Kamu Ingin Membuat Produk Skincare Sendiri?
Bagi brand owner, tantangannya bukan hanya membuat produk yang “bagus”.
Produk harus dirancang berdasarkan target market, kebutuhan konsumen, positioning brand, klaim yang sesuai, tekstur, pengalaman penggunaan, hingga target harga produk.
Karena itu, formulasi menjadi salah satu tahap paling penting dalam proses pengembangan skincare.
Di sinilah pemilihan partner maklon yang tepat dapat membantu.
Formulasi Tepat, Produk Lebih Terarah Bersama Eshbi
Bersama PT. Eshbi Putra Indonesia, pengembangan produk skincare dapat dimulai dari konsep hingga produk siap dipasarkan.
Mulai dari pengembangan dan formulasi produk, pembuatan sample, penyesuaian dengan kebutuhan target market, desain kemasan, proses produksi, quality control, hingga pendampingan legalitas seperti BPOM dan Halal.
Dengan pendekatan OEM, ODM, dan private label, brand dapat mengembangkan produk yang tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga memiliki konsep dan positioning yang jelas.
Karena produk skincare yang baik bukan sekadar memiliki banyak active ingredients. Yang lebih penting adalah bagaimana formula tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman dan manfaat yang sesuai dengan kebutuhan target market.
Punya ide skincare sendiri? Jangan asal ikut tren. Mulai dari formulasi yang tepat bersama Eshbi.
Eshbi Putra Indonesia — Your Trusted Manufacturing Partner.
Dalam dunia skincare, day cream dan night cream adalah dua produk perawatan wajah yang sering digunakan setiap hari. Meski terlihat mirip, keduanya me...
Baca Selengkapnya >
OEM dan ODM adalah dua sistem produksi yang banyak digunakan oleh brand owner untuk memiliki produk dengan merek sendiri tanpa harus membangun pabrik....
Baca Selengkapnya >