arj - 08 September 2026 - 16:51
arj
-
08 September 2026
-
16:51
Saat memilih sunscreen, banyak orang hanya fokus pada satu hal: semakin tinggi SPF, semakin baik perlindungannya.
Padahal, perlindungan kulit dari sinar matahari tidak hanya berkaitan dengan SPF. Sunscreen yang ideal juga perlu memiliki perlindungan terhadap UVA, yang biasanya ditunjukkan melalui PA.
Artinya, sunscreen dengan SPF tinggi saja belum tentu menjadi pilihan yang paling sesuai untuk semua kondisi. Kombinasi SPF dan PA yang seimbang perlu disesuaikan dengan aktivitas, paparan sinar matahari, dan kebutuhan kulit.
Apa Itu SPF?
SPF (Sun Protection Factor) menunjukkan kemampuan sunscreen dalam membantu melindungi kulit dari radiasi UVB, salah satu penyebab utama kulit terbakar akibat paparan sinar matahari.
Secara umum, semakin tinggi nilai SPF, semakin besar tingkat perlindungan terhadap UVB. Namun, perbedaan perlindungan antara SPF yang tinggi juga tidak berarti bahwa angka yang lebih tinggi membuat kulit terlindungi sepenuhnya.
Karena itu, jangan hanya melihat angka SPF ketika memilih atau mengembangkan produk sunscreen.
Lalu, Apa Itu PA?
Jika SPF berkaitan terutama dengan perlindungan terhadap UVB, PA berkaitan dengan perlindungan terhadap UVA.
Paparan UVA dapat berkontribusi terhadap penuaan kulit seperti munculnya garis halus, perubahan pigmentasi, dan kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari dalam jangka panjang.
Sistem PA umumnya ditampilkan dalam bentuk:
PA+ → PA++ → PA+++ → PA++++
Semakin banyak tanda plus, semakin tinggi tingkat perlindungan UVA yang ditunjukkan oleh sistem PA tersebut.
SPF + PA: Perlindungan yang Lebih Komprehensif
Bayangkan sunscreen seperti sebuah sistem perlindungan.
SPF membantu menghadapi UVB, sementara PA membantu menghadapi UVA.
Keduanya memiliki fungsi yang berbeda sehingga tidak bisa dianggap sebagai pengganti satu sama lain.
Inilah alasan mengapa sunscreen dengan kombinasi SPF dan PA yang tepat lebih relevan untuk kebutuhan perlindungan kulit sehari-hari.
Namun, bukan berarti semua orang harus memilih SPF setinggi mungkin. Yang lebih penting adalah memilih perlindungan yang sesuai dengan intensitas dan durasi aktivitas di bawah sinar matahari.
Pilih Sunscreen Sesuai Aktivitas
Kebutuhan sunscreen seseorang yang bekerja di dalam ruangan tentu dapat berbeda dengan orang yang sering melakukan aktivitas outdoor.
Untuk aktivitas harian dengan paparan matahari yang relatif terbatas, sunscreen dengan perlindungan yang sesuai untuk penggunaan sehari-hari dapat menjadi pilihan.
Sementara itu, untuk aktivitas seperti olahraga outdoor, traveling, bekerja di luar ruangan, atau menghabiskan waktu cukup lama di bawah matahari, kebutuhan perlindungan dapat menjadi lebih tinggi.
Selain SPF dan PA, aspek lain seperti ketahanan terhadap air dan keringat, tekstur, kenyamanan, serta frekuensi penggunaan ulang juga perlu diperhatikan.
SPF Tinggi Bukan Berarti Bisa Dipakai Sekali Seharian
Salah satu kesalahpahaman yang masih sering terjadi adalah menganggap SPF tinggi dapat memberikan perlindungan sepanjang hari tanpa perlu diaplikasikan kembali.
Padahal, efektivitas sunscreen dapat berkurang akibat aktivitas, keringat, gesekan, maupun paparan air.
Karena itu, penggunaan sunscreen perlu menjadi bagian dari rutinitas yang konsisten. Aplikasi ulang sesuai kondisi dan petunjuk penggunaan produk tetap penting, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan.
Peluang Mengembangkan Produk Sunscreen untuk Brand
Bagi brand owner yang ingin masuk ke kategori skincare, sunscreen merupakan salah satu produk yang memiliki banyak peluang untuk dikembangkan.
Namun, menciptakan sunscreen bukan hanya tentang menentukan angka SPF yang tinggi.
Mulai dari pemilihan UV filter, formulasi, tekstur, skin feel, stabilitas, hingga pengujian dan pemenuhan regulasi, setiap tahap perlu diperhatikan agar produk dapat memberikan pengalaman penggunaan yang baik sekaligus memenuhi persyaratan yang berlaku.
Di sinilah pemilihan partner maklon skincare menjadi penting.
Bersama partner maklon yang memiliki tim R&D dan pengalaman formulasi, brand dapat mengembangkan konsep sunscreen yang lebih sesuai dengan target market dan positioning produk.
Misalnya:
Jangan Terjebak pada Angka SPF Saja
Sunscreen yang baik bukan sekadar memiliki SPF tinggi.
Perlindungan yang optimal membutuhkan pendekatan yang lebih menyeluruh, mulai dari SPF, PA, formula, kenyamanan penggunaan, hingga kesesuaian dengan aktivitas konsumen.
Bagi brand owner, ini juga menjadi peluang untuk menciptakan sunscreen yang bukan hanya menawarkan angka perlindungan tinggi, tetapi memiliki formula, positioning, dan pengalaman penggunaan yang relevan dengan kebutuhan pasar.
Karena sunscreen yang baik bukan tentang “SPF setinggi mungkin”, tetapi tentang perlindungan yang tepat untuk kebutuhan yang tepat.
Ingin Mengembangkan Produk Sunscreen dengan Brand Kamu Sendiri?
PT Eshbi Putra Indonesia membantu brand owner mengembangkan produk skincare melalui layanan maklon, mulai dari pengembangan konsep dan formulasi hingga proses produksi dan dukungan legalitas sesuai kebutuhan.
Saatnya bukan hanya membuat sunscreen dengan SPF tinggi, tetapi membangun produk yang punya formula tepat, positioning kuat, dan siap bersaing di pasar.
Dalam dunia skincare, day cream dan night cream adalah dua produk perawatan wajah yang sering digunakan setiap hari. Meski terlihat mirip, keduanya me...
Baca Selengkapnya >
OEM dan ODM adalah dua sistem produksi yang banyak digunakan oleh brand owner untuk memiliki produk dengan merek sendiri tanpa harus membangun pabrik....
Baca Selengkapnya >