Maklon Sunscreen: Peluang Produk Skincare dengan Formula Nyaman untuk Penggunaan Sehari-hari

Maklon Sunscreen: Peluang Produk Skincare dengan Formula Nyaman untuk Penggunaan Sehari-hari

arj - 11 September 2026 - 13:32

Sunscreen bukan lagi sekadar produk tambahan dalam rutinitas skincare. Seiring meningkatnya kesadaran konsumen terhadap pentingnya perlindungan kulit dari paparan sinar ultraviolet (UV), sunscreen menjadi salah satu produk skincare yang semakin banyak digunakan dalam aktivitas sehari-hari.

Kondisi ini membuka peluang bagi pemilik brand untuk mengembangkan produk sunscreen dengan konsep yang sesuai kebutuhan target market. Tidak hanya mengutamakan perlindungan terhadap sinar UV, sunscreen saat ini juga dapat dikembangkan dengan berbagai karakteristik seperti tekstur ringan, mudah diratakan, nyaman digunakan, tidak terasa berat di kulit, hingga memiliki additional benefit.

Bagi Anda yang ingin memiliki produk sunscreen dengan brand sendiri, maklon sunscreen dapat menjadi salah satu pilihan untuk merealisasikan konsep produk tanpa harus membangun fasilitas produksi sendiri.

Mengapa Sunscreen Menjadi Produk yang Menarik untuk Brand Skincare?

Penggunaan sunscreen semakin melekat dalam rutinitas perawatan kulit. Konsumen tidak hanya mencari produk yang memberikan perlindungan, tetapi juga mempertimbangkan pengalaman penggunaan.

Sunscreen yang terasa nyaman, mudah diaplikasikan, dan sesuai dengan jenis kulit memiliki potensi untuk menjadi produk yang digunakan secara rutin.

Hal ini membuat pemilik brand dapat mengeksplorasi berbagai konsep sunscreen berdasarkan kebutuhan pasar, misalnya:

  • Sunscreen dengan tekstur ringan
  • Sunscreen yang mudah diratakan
  • Sunscreen dengan hasil akhir tertentu
  • Sunscreen untuk kebutuhan kulit tertentu
  • Sunscreen dengan additional skincare benefit
  • Sunscreen yang nyaman digunakan sebelum makeup
  • Sunscreen untuk penggunaan sehari-hari

Dengan konsep yang tepat, sunscreen dapat menjadi salah satu produk utama dalam rangkaian skincare sebuah brand.

Jangan Hanya Fokus pada Perlindungan UV

Ketika mengembangkan produk sunscreen, perlindungan terhadap sinar UV memang menjadi salah satu aspek penting. Namun, pengalaman konsumen saat menggunakan produk juga perlu diperhatikan.

Formula sunscreen dapat dikembangkan dengan mempertimbangkan berbagai aspek seperti tekstur, sensasi pemakaian, kemudahan aplikasi, finish pada kulit, serta kesesuaian dengan konsep brand.

Misalnya, target market yang menyukai skincare praktis mungkin lebih tertarik dengan sunscreen yang ringan dan mudah digunakan setiap hari. Sementara itu, konsumen yang menggunakan makeup dapat mempertimbangkan sunscreen yang nyaman digunakan sebagai bagian dari rutinitas sebelum makeup.

Karena itu, konsep produk sebaiknya tidak hanya menjawab pertanyaan “Apa manfaat sunscreen ini?”, tetapi juga “Mengapa konsumen ingin menggunakannya setiap hari?”

Tentukan Target Market Sebelum Membuat Sunscreen

Salah satu langkah penting dalam pengembangan produk adalah menentukan target market.

Sunscreen untuk remaja tentu dapat memiliki konsep yang berbeda dengan sunscreen untuk pekerja kantoran, pengguna makeup, pria, maupun konsumen dengan gaya hidup aktif.

Beberapa hal yang dapat dipertimbangkan antara lain:

1. Siapa target konsumennya?
Tentukan karakteristik calon pengguna, mulai dari usia, gaya hidup, hingga kebiasaan menggunakan skincare.

2. Apa kebutuhan utama mereka?
Apakah mereka mencari sunscreen yang ringan, praktis, nyaman untuk aktivitas sehari-hari, atau memiliki additional benefit?

3. Bagaimana positioning brand?
Apakah brand ingin tampil sebagai skincare premium, affordable, minimalis, natural, dermatologist-inspired, atau memiliki positioning tertentu?

4. Bagaimana konsep produk akan dibedakan?
Di tengah banyaknya produk sunscreen di pasaran, brand perlu memiliki konsep yang jelas agar lebih mudah dikenali oleh konsumen.

Maklon Sunscreen Memudahkan Brand Mengembangkan Produk

Bagi calon brand owner, membangun fasilitas produksi sendiri membutuhkan investasi, sumber daya manusia, peralatan, hingga berbagai aspek terkait proses produksi dan regulasi.

Melalui maklon sunscreen, pemilik brand dapat bekerja sama dengan perusahaan manufaktur untuk mengembangkan produk dengan brand sendiri.

Prosesnya dapat dimulai dari konsultasi konsep, pemilihan atau pengembangan formula, pengujian sampel, desain kemasan, proses legalitas, produksi, hingga produk siap dipasarkan sesuai layanan yang tersedia.

Dengan demikian, pemilik brand dapat lebih fokus pada pengembangan bisnis, strategi pemasaran, branding, dan membangun hubungan dengan konsumen.

Pentingnya Tahap Sampel dalam Produksi Sunscreen

Sebelum masuk ke produksi massal, tahap sampel menjadi bagian penting dalam pengembangan produk.

Melalui sampel, brand owner dapat mengevaluasi berbagai aspek produk, seperti:

  • Tekstur sunscreen
  • Aroma
  • Sensasi saat diaplikasikan
  • Kemudahan diratakan
  • Finish pada kulit
  • Kenyamanan setelah pemakaian
  • Kesesuaian dengan konsep brand

Tahap ini membantu memastikan bahwa produk yang dikembangkan sudah mendekati konsep dan ekspektasi brand sebelum masuk ke tahap produksi dalam jumlah besar.

Bangun Sunscreen yang Sesuai dengan Identitas Brand

Sunscreen yang menarik bukan hanya tentang formulanya, tetapi juga bagaimana produk tersebut diterjemahkan menjadi sebuah brand.

Mulai dari nama produk, desain kemasan, warna, klaim yang sesuai, hingga komunikasi pemasaran perlu dibuat selaras dengan target konsumen.

Misalnya, brand dengan positioning minimalis dapat menggunakan desain kemasan yang clean dan sederhana. Sementara brand yang menyasar konsumen muda dapat mengembangkan visual yang lebih fresh dan komunikatif.

Keselarasan antara formula, packaging, branding, dan target market akan membantu menciptakan identitas produk yang lebih kuat.

Eshbi Putra Indonesia, Partner Maklon untuk Mengembangkan Produk Skincare

Memiliki ide sunscreen untuk brand sendiri tidak harus dimulai dari membangun pabrik. Dengan bekerja sama dengan partner maklon skincare, Anda dapat mulai mengembangkan konsep produk berdasarkan kebutuhan brand dan target market.

Eshbi Putra Indonesia hadir sebagai partner maklon all-in-one untuk membantu proses pengembangan produk dari tahap awal hingga siap dipasarkan.

Mulai dari eksplorasi konsep dan formula, pengembangan sampel, desain dan packaging, proses legalitas, hingga produksi, setiap tahap dapat direncanakan sesuai kebutuhan produk dan positioning brand.

Saatnya Kembangkan Konsep Sunscreen untuk Brand Anda

Pasar skincare terus berkembang dan kebutuhan konsumen juga semakin beragam. Sunscreen yang nyaman digunakan setiap hari dapat menjadi salah satu peluang produk yang menarik untuk dikembangkan oleh calon maupun pemilik brand skincare.

Jika Anda memiliki ide sunscreen dengan konsep tertentu, jangan hanya berhenti pada ide.

Kembangkan konsepnya, sesuaikan dengan target market, dan wujudkan menjadi produk dengan brand Anda sendiri bersama Eshbi Putra Indonesia.

Punya konsep sunscreen untuk brand-mu?
Mari eksplorasi formulasi dan konsep produk yang sesuai dengan kebutuhan brand Anda bersama Eshbi.

Kesimpulan

Sunscreen memiliki peluang untuk menjadi salah satu produk penting dalam rangkaian skincare. Namun, untuk menghasilkan produk yang menarik bagi konsumen, pengembangan sunscreen perlu mempertimbangkan lebih dari sekadar perlindungan UV.

Tekstur, kenyamanan, pengalaman penggunaan, additional benefit, target market, positioning, hingga desain kemasan dapat menjadi bagian dari strategi pengembangan produk.

Melalui maklon sunscreen, calon brand owner dapat lebih mudah mengeksplorasi ide dan mengembangkan produk sesuai konsep yang ingin dibangun.

Eshbi Putra Indonesia siap menjadi partner dalam perjalanan pengembangan produk skincare brand Anda, dari konsep hingga produk siap dipasarkan.

Berita Terpopuler

Perbedaan Day Cream dan Night Cream: Fungsi, Kandungan, dan Cara Pakai yang Benar
Perbedaan Day Cream dan Night Cream: Fungsi, Kandungan, dan Cara Pakai yang Benar

Dalam dunia skincare, day cream dan night cream adalah dua produk perawatan wajah yang sering digunakan setiap hari. Meski terlihat mirip, keduanya me...

Baca Selengkapnya >
OEM dan ODM: Pengertian, Perbedaan, dan Keuntungannya untuk Brand Owner
OEM dan ODM: Pengertian, Perbedaan, dan Keuntungannya untuk Brand Owner

OEM dan ODM adalah dua sistem produksi yang banyak digunakan oleh brand owner untuk memiliki produk dengan merek sendiri tanpa harus membangun pabrik....

Baca Selengkapnya >