Kosmetik Multifungsi 2027: Tren Produk yang Layak Dikembangkan untuk Brand Baru

Kosmetik Multifungsi 2027: Tren Produk yang Layak Dikembangkan untuk Brand Baru

arj - 25 September 2026 - 10:24

Kalau kamu sedang memikirkan produk apa yang worth it untuk dikembangkan di 2027, kosmetik multifungsi adalah salah satu kategori yang menarik untuk dipertimbangkan.

Perubahan gaya hidup membuat konsumen semakin terbiasa mencari produk yang praktis, efisien, dan mampu memenuhi lebih dari satu kebutuhan. Rutinitas beauty yang panjang mulai berhadapan dengan kebutuhan konsumen akan produk yang lebih sederhana, mudah digunakan, dan tetap memberikan manfaat yang relevan.

Namun, kosmetik multifungsi bukan sekadar menggabungkan banyak manfaat dalam satu kemasan.

Semakin banyak fungsi yang ingin ditawarkan, semakin kompleks pula proses pengembangan formulanya. Pemilihan bahan aktif, konsentrasi, kompatibilitas ingredients, tekstur, stabilitas, kemasan, hingga klaim produk perlu dipertimbangkan sejak awal.

Karena itu, bagi calon brand owner yang ingin mengembangkan produk kosmetik pada 2027, memahami peluang sekaligus tantangan kosmetik multifungsi menjadi langkah penting sebelum masuk ke tahap produksi.

Apa Itu Kosmetik Multifungsi?

Kosmetik multifungsi adalah produk kosmetik yang dirancang untuk memberikan lebih dari satu fungsi atau manfaat dalam satu produk.

Konsep ini dapat diterapkan pada berbagai kategori beauty.

Contohnya, moisturizer yang difokuskan untuk memberikan hidrasi sekaligus membantu menjaga skin barrier. Produk makeup tertentu dapat dikembangkan dengan manfaat perawatan kulit. Lip product dapat dirancang untuk memberikan warna sekaligus membantu menjaga kelembapan bibir.

Konsep sederhananya adalah:

Satu produk, beberapa kebutuhan.

Bagi konsumen, pendekatan ini menawarkan kepraktisan. Sementara bagi brand owner, kosmetik multifungsi dapat menjadi peluang untuk menciptakan produk dengan positioning yang lebih spesifik.

Tetapi, “multifungsi” tidak berarti semua manfaat harus dimasukkan ke dalam satu formula.

Produk tetap perlu memiliki fungsi utama yang jelas, sementara fungsi lainnya harus mendukung konsep tersebut secara relevan.

Mengapa Kosmetik Multifungsi Menarik untuk Dikembangkan di 2027?

Tren kosmetik tidak hanya ditentukan oleh ingredients yang sedang viral. Perubahan gaya hidup, kebiasaan belanja, serta cara konsumen menggunakan produk juga ikut membentuk arah pasar.

Kosmetik multifungsi memiliki konsep yang relevan dengan kebutuhan tersebut.

1. Praktis untuk Rutinitas yang Semakin Dinamis

Konsumen dengan aktivitas padat sering kali menginginkan rutinitas yang lebih sederhana.

Daripada menggunakan terlalu banyak produk dengan fungsi yang berbeda, produk multifungsi menawarkan alternatif yang lebih praktis.

Hal ini dapat menjadi nilai tambah terutama bagi konsumen yang memiliki mobilitas tinggi, sering bepergian, atau memang menyukai beauty routine yang minimalis.

2. Memberikan Value yang Lebih Jelas

Satu produk yang dapat memenuhi beberapa kebutuhan berpotensi memberikan persepsi value yang lebih tinggi.

Namun, brand owner perlu berhati-hati.

Jangan hanya mengejar jumlah manfaat yang dapat ditulis pada kemasan. Yang lebih penting adalah memastikan setiap manfaat tersebut memiliki dasar formulasi yang jelas dan sesuai dengan karakteristik produk.

Banyak klaim belum tentu berarti banyak value.

Value justru muncul ketika produk mampu menawarkan manfaat yang benar-benar relevan dengan kebutuhan target konsumennya.

3. Membantu Brand Memiliki Positioning yang Spesifik

Pasar kosmetik sangat kompetitif. Banyak brand menawarkan produk dalam kategori yang sama sehingga diferensiasi menjadi semakin penting.

Kosmetik multifungsi dapat menjadi salah satu pendekatan untuk menciptakan positioning yang lebih spesifik.

Misalnya, daripada sekadar menawarkan moisturizer, brand dapat mengembangkan produk dengan konsep yang lebih terarah berdasarkan kebutuhan konsumen tertentu.

Dengan demikian, produk bukan hanya memiliki fungsi, tetapi juga memiliki alasan yang jelas mengapa produk tersebut dibuat.

Contoh Ide Kosmetik Multifungsi

Konsep kosmetik multifungsi dapat diterapkan pada banyak kategori.

Beberapa ide yang dapat dipertimbangkan antara lain:

  • Moisturizer multifungsi untuk hidrasi sekaligus mendukung perawatan skin barrier.
  • Sunscreen dengan manfaat skincare yang menggabungkan perlindungan UV dengan fungsi perawatan kulit.
  • Lip product multifungsi yang memberikan warna sekaligus perawatan bibir.
  • Makeup base multifungsi yang menggabungkan kebutuhan complexion dan skincare.
  • Hair care multifungsi yang dirancang untuk memenuhi beberapa kebutuhan perawatan rambut.
  • Body care multifungsi dengan fokus hidrasi sekaligus perawatan kulit tubuh.

Namun, ide tersebut tetap perlu disesuaikan dengan target market dan kemampuan formulasi.

Jangan sampai produk dibuat multifungsi hanya karena ingin terlihat mengikuti tren.

Tantangan Mengembangkan Kosmetik Multifungsi

Di balik peluangnya, ada kompleksitas yang perlu diperhatikan ketika mengembangkan kosmetik multifungsi.

1. Pemilihan Bahan Aktif Tidak Bisa Sembarangan

Ingredients yang populer belum tentu semuanya cocok dikombinasikan dalam satu formula.

Setiap bahan memiliki karakteristik dan kebutuhan formulasi masing-masing. Ada bahan yang memiliki batas penggunaan tertentu, ada yang membutuhkan kondisi pH tertentu, dan ada pula yang perlu diperhatikan kompatibilitasnya dengan bahan lain.

Karena itu, formulasi kosmetik membutuhkan pendekatan yang terstruktur.

Tujuannya bukan memasukkan sebanyak mungkin ingredients, tetapi menentukan kombinasi bahan yang paling relevan dengan konsep produk.

2. Stabilitas Formula Perlu Diperhatikan

Semakin kompleks sebuah formula, semakin banyak aspek yang perlu diperhatikan.

Stabilitas dapat berkaitan dengan berbagai komponen, mulai dari bahan aktif, emulsi, pH, sistem pengawet, tekstur, hingga interaksi antara formula dan kemasan.

Karena itu, proses pengembangan dan pengujian sampel menjadi bagian penting sebelum produk masuk ke produksi massal.

3. Tekstur dan Sensori Tetap Penting

Produk multifungsi harus tetap nyaman digunakan.

Formula yang memiliki banyak manfaat tetapi terasa terlalu berat, lengket, sulit diratakan, atau tidak sesuai dengan ekspektasi target konsumen dapat memengaruhi pengalaman penggunaan.

Inilah mengapa pengembangan produk sebaiknya tidak hanya fokus pada ingredients.

Formula + tekstur + sensori + packaging + positioning perlu dipikirkan sebagai satu kesatuan.

4. Klaim Harus Selaras dengan Produk

Brand owner juga perlu memahami bahwa klaim produk harus disesuaikan dengan kategori dan ketentuan kosmetik yang berlaku.

Jangan membuat komunikasi marketing yang terlalu jauh dari kemampuan produk.

Konsep yang baik seharusnya memiliki hubungan yang konsisten:

Target Market → Masalah → Konsep Produk → Formula → Fungsi → Klaim → Komunikasi.

Jangan Terjebak Tren Ingredients

Salah satu kesalahan yang dapat terjadi ketika mengembangkan produk kosmetik adalah terlalu fokus pada bahan yang sedang viral.

Misalnya, sebuah ingredients sedang ramai dibicarakan di media sosial lalu langsung dimasukkan ke dalam formula tanpa melihat apakah bahan tersebut memang relevan dengan kebutuhan produk.

Padahal, pengembangan kosmetik seharusnya dimulai dari kebutuhan konsumen.

Pertanyaan yang lebih tepat bukan:

“Ingredients apa yang sedang viral?”

Melainkan:

“Masalah apa yang ingin diselesaikan oleh produk ini?”

Setelah kebutuhan tersebut ditentukan, barulah tim R&D dapat mempertimbangkan ingredients yang sesuai.

Pendekatan ini membuat pengembangan formula lebih terarah dan membantu brand menghindari produk yang hanya mengikuti tren sesaat.

Mulai dari Target Market, Bukan dari Formula

Sebelum mengembangkan kosmetik multifungsi, tentukan terlebih dahulu siapa konsumennya.

Apakah produk ditujukan untuk:

  • Konsumen dengan rutinitas skincare minimalis?
  • Profesional dengan aktivitas padat?
  • Konsumen yang sering bepergian?
  • Pemula yang baru mulai menggunakan skincare?
  • Konsumen yang membutuhkan produk praktis?
  • Target market tertentu dengan kebutuhan kulit spesifik?

Jawaban dari pertanyaan tersebut akan membantu menentukan konsep produk.

Misalnya, konsumen yang menginginkan rutinitas minimalis mungkin lebih tertarik pada produk yang mampu menggabungkan beberapa kebutuhan dasar dalam satu rangkaian yang sederhana.

Sementara target market lain mungkin lebih membutuhkan produk dengan fungsi yang lebih spesifik.

Peran R&D dalam Pengembangan Kosmetik Multifungsi

Pengembangan kosmetik multifungsi membutuhkan proses R&D yang matang.

Tim R&D tidak hanya memilih ingredients, tetapi perlu mempertimbangkan bagaimana seluruh komponen formula dapat bekerja sebagai satu sistem.

Tahap pengembangan dapat dimulai dari:

Konsultasi → Konsep Produk → Target Market → Pengembangan Formula → Pembuatan Sampel → Evaluasi → Penyempurnaan → Produksi.

Pada tahap sampel, brand owner juga memiliki kesempatan untuk mengevaluasi berbagai aspek seperti tekstur, aroma, warna, sensasi ketika digunakan, dan kesesuaian dengan konsep awal.

Jika masih terdapat bagian yang belum sesuai, formula dapat dievaluasi kembali sebelum masuk ke tahap produksi.

Mengapa Memilih Mitra Maklon Kosmetik yang Tepat Itu Penting?

Mengembangkan kosmetik multifungsi bukan hanya tentang menemukan pabrik yang dapat memproduksi barang.

Brand owner membutuhkan partner maklon kosmetik yang memahami proses pengembangan produk dari sisi formulasi hingga produksi.

Mitra maklon yang tepat dapat membantu brand owner menerjemahkan ide menjadi konsep produk yang lebih realistis.

Mulai dari konsultasi formula, pemilihan ingredients, pengembangan sampel, kemasan, legalitas, hingga produksi perlu dipertimbangkan sebagai satu rangkaian.

Bagi calon brand owner, pendekatan end-to-end seperti ini dapat membuat proses pengembangan produk menjadi lebih terarah.

Kosmetik Multifungsi dan Peluang Brand di 2027

Kosmetik multifungsi dapat menjadi salah satu kategori yang menarik untuk dikembangkan pada 2027 karena konsepnya sejalan dengan kebutuhan akan produk yang praktis dan memiliki value yang jelas.

Tetapi, peluang tersebut tetap membutuhkan strategi.

Jangan menganggap bahwa semakin banyak fungsi berarti semakin menarik produknya.

Justru, produk yang kuat biasanya dimulai dari kebutuhan yang spesifik.

Tentukan siapa konsumennya, pahami masalahnya, tentukan fungsi utama yang ingin ditawarkan, kemudian kembangkan formula berdasarkan kebutuhan tersebut.

Dengan pendekatan ini, kosmetik multifungsi tidak hanya menjadi produk yang “ikut tren”, tetapi dapat memiliki konsep dan positioning yang lebih jelas.

Mau Mengembangkan Kosmetik Multifungsi untuk Brand Sendiri?

Punya ide produk kosmetik multifungsi untuk dikembangkan di 2027?

PT. Eshbi Putra Indonesia hadir sebagai partner maklon all-in-one untuk membantu brand owner mengembangkan produk dari konsep hingga siap dipasarkan.

Mulai dari konsultasi produk, pengembangan formula, desain dan packaging, pengurusan legalitas, proses produksi, hingga dukungan marketing tools, setiap tahap dapat dipersiapkan secara lebih terarah.

Karena membangun brand bukan hanya tentang memiliki produk.

Produk yang baik dimulai dari konsep yang jelas, formula yang tepat, dan partner produksi yang memahami prosesnya.

Punya ide produk? Wujudkan bersama Eshbi.

Mulai langkahmu menjadi beautypreneur hari ini bersama Eshbi.

FAQ Kosmetik Multifungsi

1. Apa yang dimaksud dengan kosmetik multifungsi?

Kosmetik multifungsi adalah produk kosmetik yang dirancang untuk memenuhi lebih dari satu fungsi atau manfaat dalam satu produk. Contohnya dapat berupa produk skincare yang menggabungkan hidrasi dengan fungsi perawatan skin barrier atau produk makeup yang memiliki manfaat tambahan untuk perawatan kulit.

2. Mengapa kosmetik multifungsi menjadi peluang untuk 2027?

Kosmetik multifungsi memiliki konsep yang relevan dengan kebutuhan konsumen akan produk yang praktis, efisien, dan memiliki value yang jelas. Namun, peluang suatu produk tetap bergantung pada target market, kualitas formula, positioning, harga, dan strategi pemasaran.

3. Apakah kosmetik multifungsi lebih sulit dibuat?

Pengembangannya dapat menjadi lebih kompleks karena beberapa fungsi perlu dipertimbangkan secara bersamaan. Pemilihan bahan aktif, kompatibilitas ingredients, stabilitas, tekstur, kemasan, dan klaim perlu dirancang dengan baik.

4. Apakah semua ingredients skincare bisa digabungkan dalam satu formula?

Tidak. Setiap bahan memiliki karakteristik dan kebutuhan formulasi yang berbeda. Karena itu, kombinasi ingredients perlu dikaji oleh tim R&D agar sesuai dengan konsep dan karakteristik formula yang dikembangkan.

5. Apa contoh produk kosmetik multifungsi?

Contohnya antara lain moisturizer dengan beberapa manfaat perawatan kulit, sunscreen dengan manfaat skincare, lip product yang memberikan warna sekaligus perawatan bibir, makeup base dengan manfaat tambahan, serta produk hair care yang dirancang untuk beberapa kebutuhan rambut.

6. Bagaimana cara memulai bisnis kosmetik multifungsi?

Mulailah dengan menentukan target market dan kebutuhan yang ingin diselesaikan. Setelah itu, tentukan konsep produk, fungsi utama, positioning, formula, packaging, dan strategi pemasaran. Konsultasi dengan mitra maklon kosmetik juga dapat membantu menerjemahkan ide menjadi produk yang lebih terarah.

7. Apakah kosmetik multifungsi cocok untuk brand baru?

Kosmetik multifungsi dapat menjadi salah satu pilihan bagi brand baru selama konsep produknya sesuai dengan target market. Brand owner sebaiknya tidak hanya mengejar jumlah fungsi, tetapi memastikan produk memiliki kebutuhan pasar, positioning, formula, dan komunikasi yang jelas.

8. Apa yang harus diperhatikan sebelum membuat kosmetik multifungsi?

Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain target konsumen, fungsi produk, pemilihan bahan, kompatibilitas formula, tekstur, stabilitas, kemasan, klaim, legalitas, biaya produksi, serta strategi pemasaran.

9. Mengapa perlu menggunakan jasa maklon kosmetik?

Mitra maklon kosmetik dapat membantu brand owner dalam berbagai tahap pengembangan, mulai dari konsultasi konsep dan formula, pembuatan sampel, persiapan kemasan dan legalitas, hingga proses produksi. Hal ini dapat membantu calon brand owner mengembangkan produk dengan proses yang lebih terstruktur.

10. Apakah Eshbi bisa membantu mengembangkan kosmetik multifungsi?

PT. Eshbi Putra Indonesia menyediakan layanan pengembangan produk secara end-to-end, termasuk konsultasi produk, formulasi, desain dan packaging, legalitas, produksi, hingga dukungan marketing tools. Konsep produk dapat dikonsultasikan terlebih dahulu untuk menentukan pendekatan pengembangan yang sesuai.

Berita Terpopuler

Perbedaan Day Cream dan Night Cream: Fungsi, Kandungan, dan Cara Pakai yang Benar
Perbedaan Day Cream dan Night Cream: Fungsi, Kandungan, dan Cara Pakai yang Benar

Dalam dunia skincare, day cream dan night cream adalah dua produk perawatan wajah yang sering digunakan setiap hari. Meski terlihat mirip, keduanya me...

Baca Selengkapnya >
OEM dan ODM: Pengertian, Perbedaan, dan Keuntungannya untuk Brand Owner
OEM dan ODM: Pengertian, Perbedaan, dan Keuntungannya untuk Brand Owner

OEM dan ODM adalah dua sistem produksi yang banyak digunakan oleh brand owner untuk memiliki produk dengan merek sendiri tanpa harus membangun pabrik....

Baca Selengkapnya >