arj - 19 Oktober 2026 - 14:05
arj
-
19 Oktober 2026
-
14:05
Punya nama produk yang menurut kamu catchy, unik, dan terdengar perfect banget? Eits, jangan buru-buru final dulu!
Nama produk bukan sekadar identitas, tetapi juga menjadi salah satu faktor yang membantu konsumen mengenali, mengingat, dan membedakan brand kamu dari kompetitor. Karena itu, memilih nama produk sebaiknya tidak hanya berdasarkan selera pribadi.
Coba lakukan tes sederhana ke 10 orang dengan latar belakang berbeda sebelum kamu menetapkan nama brand atau produk.
Kenapa harus dites dulu? Karena nama yang menurut kamu menarik belum tentu mudah dipahami oleh calon konsumen. Bisa saja namanya sulit dieja, susah diingat setelah beberapa menit, atau justru membuat orang membayangkan jenis produk yang berbeda.
3 Hal yang Wajib Kamu Tes dari Nama Produk
1. Mudah Diucapkan dan Dieja
Coba minta mereka membaca nama produk kamu tanpa bantuan. Apakah mereka bisa mengucapkannya dengan benar? Nama yang mudah diucapkan berpotensi lebih gampang dibagikan melalui percakapan sehari-hari.
2. Gampang Diingat
Tunjukkan nama produk, lalu minta mereka menyebutkannya kembali setelah beberapa menit. Dari sini, kamu bisa melihat apakah nama tersebut cukup berkesan atau justru mudah terlupakan.
3. Punya Kesan yang Sesuai dengan Produk
Tanyakan kesan pertama mereka ketika mendengar nama tersebut. Apakah terdengar premium, natural, modern, feminin, atau justru tidak sesuai dengan konsep produk yang ingin kamu bangun?
Jangan Lupa, Cek Ketersediaan Nama Brand!
Setelah mendapatkan masukan, jangan langsung menganggap nama tersebut aman digunakan. Lakukan pengecekan merek melalui DJKI untuk mengidentifikasi potensi persamaan dengan merek yang sudah terdaftar atau diajukan, terutama pada kelas barang yang relevan.
Pastikan juga nama yang dipilih sesuai dengan target market, positioning, dan identitas brand kamu.
Bangun Brand Impianmu Bersama Eshbi!
Di PT. Eshbi Putra Indonesia, perjalanan membangun brand tidak hanya dimulai dari produksi, tetapi juga dari perencanaan konsep produk yang matang. Mulai dari pengembangan formulasi, desain kemasan, pendampingan legalitas, hingga proses produksi, semua menjadi bagian penting untuk mempersiapkan produk agar siap bersaing di pasar.
Jadi, sebelum melangkah lebih jauh, pastikan nama produk kamu bukan hanya keren menurut kamu, tetapi juga mudah dikenali dan relevan bagi calon konsumen!
Punya ide nama brand sendiri? Yuk, mulai konsultasikan konsep produkmu bersama Eshbi!
Konsultasi gratis sekarang dan wujudkan brand impianmu bersama Eshbi.
Dalam dunia skincare, day cream dan night cream adalah dua produk perawatan wajah yang sering digunakan setiap hari. Meski terlihat mirip, keduanya me...
Baca Selengkapnya >
OEM dan ODM adalah dua sistem produksi yang banyak digunakan oleh brand owner untuk memiliki produk dengan merek sendiri tanpa harus membangun pabrik....
Baca Selengkapnya >