Bukan Cuma Soal Ingredients: Kenapa Sensasi Saat Pakai Skincare Itu Penting?

Bukan Cuma Soal Ingredients: Kenapa Sensasi Saat Pakai Skincare Itu Penting?

arj - 24 Agustus 2026 - 15:11

Pernah nggak kamu mencoba skincare baru dan langsung berpikir, “Wah, enak banget dipakainya!” 👀

Padahal, kamu mungkin belum melihat hasilnya di kulit. Tapi dari tekstur, aroma, daya sebar, sampai sensasi setelah diaplikasikan, kamu sudah punya kesan pertama terhadap produk tersebut.

Inilah alasan mengapa pengalaman penggunaan menjadi bagian penting dalam pengembangan skincare.

First Impression Bisa Menentukan Pengalaman Konsumen

Dalam memilih skincare, konsumen memang menginginkan produk yang memberikan manfaat sesuai kebutuhan kulit. Namun, sebelum merasakan hasilnya, mereka terlebih dahulu berinteraksi dengan produk melalui pengalaman saat menggunakannya.

Misalnya:

✨ Apakah teksturnya terasa ringan atau terlalu berat?
✨ Apakah produk mudah diratakan?
✨ Apakah terasa lengket setelah diaplikasikan?
✨ Apakah cepat menyerap ke kulit?
✨ Apakah memberikan sensasi nyaman setelah pemakaian?

Hal-hal kecil tersebut dapat memengaruhi apakah konsumen merasa cocok dan nyaman menggunakan produk secara rutin.

Formulasi Bukan Sekadar Memilih Ingredients

Di balik skincare yang nyaman digunakan, ada proses formulasi yang mempertimbangkan lebih dari sekadar daftar bahan aktif.

Tim R&D perlu mempertimbangkan bagaimana setiap komponen dalam formula bekerja bersama untuk menciptakan karakter produk yang sesuai dengan konsep dan target konsumen.

Contohnya, moisturizer untuk kulit yang menginginkan sensasi ringan tentu membutuhkan pendekatan formulasi yang berbeda dengan cream yang ditujukan untuk memberikan sensasi rich dan nourishing.

Artinya, ingredients dan user experience harus berjalan beriringan.

Karena Skincare yang Bagus Harus Terasa “Pas”

Produk yang memiliki formula bagus belum tentu memberikan pengalaman penggunaan yang disukai semua orang.

Karena itu, pengembangan produk perlu memperhatikan keseimbangan antara:

Formula → Tekstur → Sensasi → Kenyamanan → Ekspektasi Konsumen

Semakin sesuai pengalaman penggunaan dengan positioning produk, semakin kuat pula karakter yang bisa dibangun oleh sebuah brand.

Di Sinilah Peran R&D Menjadi Penting

Dalam proses maklon, R&D bukan hanya bertugas membuat formula berdasarkan ingredients yang sedang populer.

Lebih dari itu, R&D perlu menerjemahkan konsep brand menjadi pengalaman produk.

Mulai dari menentukan karakter tekstur, feel saat diaplikasikan, daya sebar, hingga sensasi setelah pemakaian, semuanya dapat menjadi bagian dari proses pengembangan formula.

Karena pada akhirnya, konsumen tidak hanya membeli apa yang ada di dalam produk, tetapi juga membeli pengalaman saat menggunakan produk tersebut.

Mau Membuat Skincare dengan Karakter yang Sesuai dengan Brand Kamu?

Bersama Eshbi Putra Indonesia, ide produk dapat dikembangkan melalui proses R&D dan formulasi yang disesuaikan dengan konsep serta kebutuhan target market.

Bukan hanya membuat produk, tetapi membantu menciptakan pengalaman yang ingin dirasakan konsumen.

Eshbi Putra Indonesia — From Your Idea to Your Brand.

 

Berita Terpopuler

Perbedaan Day Cream dan Night Cream: Fungsi, Kandungan, dan Cara Pakai yang Benar
Perbedaan Day Cream dan Night Cream: Fungsi, Kandungan, dan Cara Pakai yang Benar

Dalam dunia skincare, day cream dan night cream adalah dua produk perawatan wajah yang sering digunakan setiap hari. Meski terlihat mirip, keduanya me...

Baca Selengkapnya >
OEM dan ODM: Pengertian, Perbedaan, dan Keuntungannya untuk Brand Owner
OEM dan ODM: Pengertian, Perbedaan, dan Keuntungannya untuk Brand Owner

OEM dan ODM adalah dua sistem produksi yang banyak digunakan oleh brand owner untuk memiliki produk dengan merek sendiri tanpa harus membangun pabrik....

Baca Selengkapnya >